Materi 8
Latches, Flip-Flop dan Pewaktu (Timer)
Rahma Putriyana
2303015068
2D - Teknik Informatika
Sistem Digital dan Gelombang
Pendahuluan
Materi ini memulai studi tentang dasar-dasar logika berurutan. Perangkat logika bistable, monostable, dan astable yang disebut multivibrators. Dua kategori perangkat bistable adalah latch dan flip-flop. Perangkat bistable memiliki dua keadaan stabil, yang disebut SET dan RESET; mereka dapat mempertahankan salah satu dari keadaan ini tanpa batas waktu, membuatnya berguna sebagai perangkat penyimpanan. Perbedaan dasar antara latches dan flip-flops adalah cara mereka diubah dari satu keadaan ke keadaan lainnya. Flip-flop adalah blok bangunan dasar untuk counters, registers, dan logika kontrol berurutan (sequential control logic) lainnya dan digunakan dalam jenis memori tertentu. Multivibrators monostable, yang biasa dikenal sebagai one-shot, hanya memiliki satu keadaan stabil. One-shot menghasilkan pulse dengan lebar terkontrol tunggal saat diaktifkan atau dipicu. Multivibrators astable tidak memiliki keadaan stabil dan terutama digunakan sebagai oscilator, yang merupakan generator gelombang yang mempertahankan dirinya sendiri. Oscilator pulsa digunakan sebagai sumber untuk gelombang waktu dalam sistem digital.
Latches
Latch adalah jenis perangkat penyimpanan sementara yang memiliki dua keadaan stable (bistable) dan biasanya ditempatkan dalam kategori terpisah dari flip-flops. Latches mirip dengan flip-flops karena mereka adalah perangkat bistable yang dapat berada dalam salah satu dari dua keadaan menggunakan pengaturan umpan balik, di mana output dihubungkan kembali ke input yang berlawanan. Perbedaan utama antara latches dan flip-flops adalah metode yang digunakan untuk mengubah keadaan mereka.
S-R Latch
Latch S-R adalah latch yang memiliki dua masukan, yaitu S (SET) dan R (RESET). Kondisi latch ditentukan oleh masukan S dan R ketika input EN (enable) diberikan level HIGH.
The Gated S-R Latch
Latch ber-gate memerlukan input enable (EN). Input S dan R mengontrol kondisi ke mana latch akan pergi ketika level HIGH diterapkan pada input EN. Latch tidak akan berubah sampai EN HIGH; tetapi selama tetap HIGH, keluaran dikontrol oleh kondisi input S dan R. Kondisi tidak valid terjadi jika kedua input S dan R HIGH.
The Gated D Latch
Jenis lain dari latch ber-gate disebut latch D. Latch D berbeda dari latch S-R karena hanya memiliki satu input selain EN. Ketika input D HIGH dan input EN HIGH, latch akan set. Ketika input D LOW dan EN HIGH, latch akan reset.
The Edge-Triggered D Flip-Flop
Flip-flop D berguna ketika satu bit data (1 atau 0) harus disimpan. Penambahan inverter pada flip-flop S-R menciptakan flip-flop D dasar.
Flip-Flop Operating Characteristics
- Propagation delay times
- Set-up time
- Hold time
- Maximum clock frequency
- Pulse widths
- Power dissipation









0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda